KEGIATAN GURU DAN KARYAWAN KATOLIK SMK YAYASAN PHARMASI  MENUTUP BULAN MARIA

Bulan Mei adalah bulan yang sangat khusus bagi umat katolik dunia, tidak terkecuali bagi guru dan karyawan katolik SMK Yayasan Pharmasi. Mengapa? Karena bulan Mei adalah bulan yang dikhususkan bagi Bunda Maria karena Bunda Maria adalah Ibu dari segala kehidupan, Dia yang menjadi perantaraan  melahirkan Juruselamat Dunia, maka untuk menghormati Bunda Maria  maka bulan Maria dijadikan Devosi Maria.    Berkaitan dengan hal tersebut   maka pada tanggal 1 Juni 2022 yang merupakan hari libur nasional karena merupakan hari lahir Pancasila.

Pancasila yang merupakan Dasar Negara Indonesia yang didalam terdapat sila sila yang menjamin Warga Negara Indonesia menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinan masing masing. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama setelah pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia bahkan dunia. Dengan berakhirnya bulan Maria tersebut Keluarga Guru dan Karyawan Katolik SMK Yayasan Pharmasi mengadakan Ziarah dengan tujuan Gereja Candi Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Yogyakarta. Berkumpul di kampus tercinta SMK Yayasan Pharmasi  kita berangkat menuju Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran di Bantul Yogyakarta. Gereja yang terkenal karena terdapat sebuah candi dengan teras berhias relief bunga teratai dan sebuah patung Kristus dengan Pakaian Jawa. Disebelah kiri candi terdapat sumber air suci sudah banyak orang merasakan manfaatnya. Selain candi semua  di Gereja ini bernuansa Jawa . Dimulai dari Jalan salib, pantung Bunda Maria yang memangku Tuhan Yesus juga dalam Busana Jawa. Jika saat kita datang hari sabtu atau Minggu maka kita bisa mengikuti Misa dengan Bahasa jawa. Namun pada hari biasa  kita akan merasakan ketentraman saat kita bersimpuh berdoa menghadap Kristus dengan sayup sayup terdengar suara gendhing jawa yang tidak pernah berhenti. Sungguh kuasa Tuhan Allah yang sangat dahsyat bagi kami umat katolik berada di tempat ini, yang bagi kami merupakan Surga di dunia ini. Di gereja ini kegiatan kami adalah berdoa bersama  kemudian berdoa secara pribadi. Kegiatan kami akhiri dengan mengunjungi Malioboro yang juga merupakan tempat lengenda di Daerah Istimewa Yogyakarta, belum afdol kalua ke jogja belum ke Malioboro yang mempunyai wajah baru. Setelah dari Malioboro maka   kami pulang ke Semarang dan tiba kemabali di kampus tercinta dalam  keadaan selamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

4 × three =