MARHABAN YA RAMADAN

Bulan Ramadan merupakan salah satu nikmat yang sangat agung yang diberikan kepada umat Islam untuk mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT. Pada bulan Ramadan seringkali dijadikan sebagai moment untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta dengan beribadah secara berjamaah dan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman saat berbuka puasa. Pada bulan ini umat Islam diwajibkan berpuasa, sehingga Ramadan juga disebut sebagai syahrush shiyam. Puasa menjadikan Ramadan istimewa karena ia adalah rukun Islam yang tidak ada di bulan-bulan lainnya.

Seluruh umat Muslim sangat menanti bulan ini. Ramadan adalah bulan yang sangat mulia. Seluruh umat Muslim di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh.

Selain berpuasa, di dalam bulan Ramadan terdapat malam Lailatul Qadar yaitu malam yang mulia, lebih baik dari seribu malam. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan. Beginilah Rasulullah menyambut bulan Ramadhan, ada 6 cara yaitu : banyak berdoa, memperbanyak puasa, lebih giat shalat malam, bertaubat, berdzikir, dan menyambut dengan gembira.

Lalu apa saja amalan yang dilakukan pada bulan suci Ramadan? Amalan yang dapat dilakukan yaitu : sahur, menyegerakan berbuka puasa, salat tarawih dan salat malam, memperbanyak baca Al-qur’an, memperbanyak sedekah, memberikan makan orang yang berpuasa, menjaga lidah dan anggota tubuh, menahan diri dari keburukan, I’tikaf, dan memperbanyak doa. Di dalam bulan Ramadan semua amalan yang kita kerjakan akan dilipatgandakan. “Siapa yang puasa Ramadan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim). Amalan yang dilakukan di bulan Ramadan tentu memiliki keistimewaan tersendiri. Apalagi setiap amalan di bulan puasa ini menyediakan berkah dan pahala yang berlipat ganda dibandingkan dengan pahala di hari-hari lainnya.

Lalu, kapan sih kita dapat memulai puasa? Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) BRIN menduga awal Ramadan atau tanggal 1 Ramadhan 1443 Hijriah yang ditetapkan pemerintah jatuh pada Minggu 3 April 2022. Jika prediksi ini benar, maka jadwal puasa Ramadan tahun yang ditetapkan pemerintah akan berbeda dengan yang sudah ditetapkan oleh PP Muhammadiyah yakni tanggal 2 April 2022. Sebelumnya Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan atau tanggal 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022. Penetapan tersebut merupakan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sementara itu, penetapan 1 Ramadhan oleh Kementerian Agama masih menunggu Sidang Isbat, menjelaskan bahwa sidang Isbat akan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal. 

Berikut jadwal Imsakiyah :

Semoga di bulan Ramadan kali ini kita semua tetap diberikan kesehatan, panjang umur, dan sisa waktu yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Selamat datang bulan suci Ramadan 1443 H, Selamat menjalankan ibadah puasa. Kami keluarga besar SMK Yayasan Pharmasi Semarang  mengucapkan “Selamat Menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

twelve + seven =