Siswi SMK Yayasan Pharmasi Semarang Sabet Gelar Juara Monolog Terfavorit Se-Kota Semarang

Zahra Restu Arnetia, siswi kelas XI Farmasi 4 SMK Yayasan Pharmasi Semarang berhasil menyandang gelar juara monolog terfavorit se-Kota Semarang berkat karyanya dalam Ajang Lomba Monolog Pemuda Tingkat Kota. Lomba yang diselenggarakan dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda oleh Forum Komunikasi OSIS SMA/ SMK/ MA/ sederajat se-Kota Semarang ini diikuti oleh 30 peserta didik dari berbagai sekolah. Pengumpulan karya berupa video monolog dilaksanakan dalam kurun waktu sekitar dua minggu, yakni 11 Oktober hingga 28 Oktober 2021.

Karya Zahra berupa video monolog yang dikirim dalam ajang perlombaan ini mampu mendapatkan like sebanyak 257 dan 49 komentar. Dalam karyanya, Zahra berhasil memadukan dengan apik antara audio dan visual bertema Sumpah Pemuda sehingga menarik perhatian penikmat monolog dari berbagai kalangan. Pesan-pesan moral kepada para pemuda untuk terus bersatu juga disampaikan dengan mengena pada video yang berdurasi tiga menit tersebut.

Zahra merasa sangat senang, bahagia, dan bangga karena ini merupakan pertama kali dalam hidupnya membuat monolog dan sadar dengan pengetahuan minim kalau dilakukan dengan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Zahra menambahkan bahwa gelar ini tentu tidak terlepas dari peran SMK Yayasan Pharmasi Semarang dalam menyiapkan wadah khusus bagi putra-putri terbaiknya jika ingin mengikuti lomba. Tidak lupa ia juga akan mengasah kemampuan bersastranya sehingga nantinya ia akan mengikuti lomba-lomba kembali jika ada.

Rahayu Wahananingtyas, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMK Yayasan Pharmasi turut bangga dan menyatakan bahwa SMK Yayasan Pharmasi Semarang ini sudah sering menjuarai perlombaan dalam berbagai bidang, terutama bidang farmasi.

“Siswa-siswi di sini memang sudah sering mengikuti lomba dan Alhamdulillah banyak yang menang. Ini ke sekian kalinya murid kami mendapatkan gelar juara dan kami sangat bangga mengingat sekolah yang berbasis kefarmasian ini ternyata juga mampu menjaring siswi yang berbakat dalam bidang sastra,” tambah Rahayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 5 =