SMK YAYASAN PHARMASI BELAJAR TENTANG PROGRAM ROOTS

SMK Yayasan Pharmasi bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB Provinsi Jateng). mempelajari tentang program Roots secara daring pada 7 April 2022, kegiatan ini  merupakan tindak lanjut dari workshop sekolah ramah anak (SRA) yang telah diselenggarakan pada bulan Maret 2022 yang lalu.

Sebanyak enam orang guru fasilitator yang terdiri dari Ika Purwati, S.Si., Sri Winarni, S.Pd.,Paryanto, S.Pd., Vesti Fresdiyati Hidayati, S.Psi., M.Psi., Christoper Cesar Sindalu, S.Psi., dan Dwi Astuti Ratna P., S.Pd. mengikuti materi Roots secara daring dengan antusias. Materi Roots merupakan sebuah modul yang diterbitkan oleh Kemendikbud dan UNICEF untuk mencegah terjadinya perundungan di sekolah. Ibu Isti Ilma mengapresiasi semangat sekolah dalam rangka mempelajarai SRA. “Program SRA perlu dukungan semua pihak, komitmen, dan kepedulian dari kepala sekolah, tenaga pendidik dan warga sekolah untuk mewujudkan SRA. Salah satunya melalui program roots anti perundungan” ujar ibu Isti Ilma.

Kegiatan ini dipandu secara langsung oleh fasilitator Isti Ilma Patriani, M.Psi  yang juga merupakan Analis Kebijakan Ahli Muda Seksi Perlindungan Anak DP3AKB Provinsi Jateng serta Siti Utami dari Yayasan Setara. Ada total sebanyak 15 agenda modul pertemuan yang akan dilatihkan oleh fasilitator agar guru fasilitator di SMK Yayasan Pharmasi semakin menguasai program Roots. Dengan dilaksanakaannya program roots, maka SMK Yayasan Pharmasi siap mencetak agen-agen perubahan yang akan melawan tindak perundungan di sekolah. Sehingga SMK Yayasan Pharmasi semakin mantap dalam mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Ramah Anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

14 − nine =