SMK YAYASAN PHARMASI (1)
Sinkronisasi Kegiatan Penyusunan Kurikulum Merdeka Smk Tahun 2023 Di Smk Wisudha Karya Kudus

Sebagai upaya penerapan Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Pemerintah sejak tahun 2021 yang lalu, kegiatan-kegiatan terkait dengan implementasi kurikulum merdeka telah banyak dilakukan, misalnya dengan adanya undangan Sinkronisasi Kegiatan penyusunan kurikulum merdeka SMK tahun 2023 yang dilaksanakan di SMK Wisudha Karya pada hari Kamis,26 Oktober 2023.

SMK Yayasan Pharmasi yang berada dalam wilayah Cabang Dinas I juga mendapatkan kesempatan menghadiri undangan tersebut yang mana ditugaskan kepada Ibu Suciati selaku waka kurikulumnya.

Adapun narasumber yang membagikan ilmunya diantaranya :

  1. Bpk. Inu Indarto Pengawas dari Cabdin XIII dari Kab. Kendal
  2. Bpk. Suko Bagiono Pengawas dari Cabdin IX dari Kab Banjarnegara
  3. Bpk. Munarno Ahmad Pengawas dari Cabdin IX dari Kab Purbalingga
  4. Ibu Tuti Pengawas dari Cabdin III dari Kab Kudus selaku fasilitator/moderator

Dalam kesempatan itu, Bp Inu Indarto menyampaikan materi tentang Konsentrasi Keahlian, Mata Pelajaran Pilihan dan Mata Pelajaran PKL. Secara garis besar bahwa dalam menentukan Mata Pelajaran Pilihan idealnya harus mengakomodir pilihan siswa berdasarkan minat dan bakatnya, tetapi karena banyaknya keterbatasan, maka di lapangan banyak yang terjadi adalah mata pelajaran yang dipilihkan oleh sekolah. Sementara sebagai mata pelajaran, PKL harus diterapkan minimal selama 6 bulan dimana pelaksanaannya pada semester V atau VI dengan persyaratan siswa sudah menuntaskan pembelajaran mata pelajaran kejuruannya dan dinyatakan sudah kompeten

Materi yang disampaikan Bp. Suko Bagiono adalah tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dimana ada 6 dimensinya yaitu Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, kreatif, gotong royong dan bernalar kritis. Adapun penerapannya pada fase E di kelas X harus dilaksanakan 3 projek ( 2 pilihan dan yang satunya wajib yaitu tema kebekerjaan), di kelas XI ada 2 projek (1 pilihan dan satu wajib kebekerjaan) dan kelas XII projek wajib kebekerjaan. Untuk dimensi yang dipilih tidak harus meliputi 6 dimensi, namun disesuaikan dengan tema yang dipilih. Dan untuk tema pilihan untuk kelas X dan XI boleh sama tetapi dengan kegiatan yang berbeda.

Sebagai asesmennya dalam P5 yang diukur adalah tujuan yang disasar berdasarkan sub elemen yang ada dalam tema projek, sehingga tidak semua projek dalam P5 harus melakukan gelar karya/pameran, Karena penilaian tidak hanya pada produk.

Sementara Bp. Munarno Ahmad menyampaikan materi tentang Pembelajaran dan Asesmen.

Pembelajaran dalam kurikulum merdeka dimulai dari analisa CP, ATP dan TP kemudian merancangnya menjadi Modul Ajar untuk selanjutnya dilaksanakan kegiatan pembelajaran, dan terakhir adalah proses asesmen. Dalam kurikulum merdeka asesmen ada 2 macam yaitu asesmen formatif dimana dapat dilakukan pada awal ataupun di tengah kegiatan pembelajaran dengan tujuan memperbaiki metode atau cara mengajar jika ditemukan ada ketidaksesuaian dalam capaian pembelajaran siswa. Asesmen yang kedua adalah asesmen sumatif yang dilakukan pada akhir kegiatan pembelajaran baik pada akhir bab, akhir semester maupun akhir tahun.

Acara yang diawli pada pukul 08.15 itu diakhiri pada pukul 15.40 dengan mengisi instrument Mon Ev dan Rencana Tindak Lanjut yang dilakukan oleh seluruh peserta dengan mengunggahnya pada link yang sudah disediakan oleh narasumber.